Perang di Indonesia Era Jokowi - MIKAEL MILANG
Diberdayakan oleh Blogger.
logoblog

Perang di Indonesia Era Jokowi

- Jumat, 24 September 2021. to read...

Panglima Tertinggi TNI, Presiden Joko Widodo


Perang di Indonesia Era Jokowi

 

Siapakah pria kurus itu, pria yang dikenal tukang kayu dari solo itu? “Oh, dia itu adalah seorang Presiden, ya, seorang presiden, seorang panglima perang dan seorang panglima tertinggi TNI” kataku.

 

Presiden yang menciptakan perang dengan para penjahat, koruptor, bandar narkoba dan teroris. Jokowi itu adalah manusia paling kejam bagi para penjahat itu. Dia menghantam bandar narkoba yang merancuni generasi muda bangsa ini, dia mengikat para koruptor yang mencuri uang negara, dia menghancurkan para teroris dan kroninya.

 

Tapi dilain sisi kekejaman Jokowi itu, dia adalah seorang presiden yang baik yang tidak menginginkan rakyatnya menderita. Saat dia berkunjung ke Papua, dia bertanya harga barang dipapua bak harga diatas langit. “Saya tidak mau tau, saya ingin harga BBM dipapua sama harganya dengan dipulau jawa!” tegasnya.

 

Para menteri dan pemangku kepentingan kelabakan mendapatkan perintah itu, perintah yang yang berpihak pada rakyat yang memberikan keadailan bagi seluruh rakyat indonesia.

 

Jokowi adalah seorang pengusaha yang sudah sukses, kesuksesannya tercermin dari kehidupan pribadinya terutama keluarganya yang dipimpinnya memberikan contoh kesederhanaan seorang Jokowi.

 

Sebagai seorang Presiden, Jokowi punya pengaruh untuk meluluskan Kahiyang Ayu anak perempuannya lulus dalam tes CPNS beberapa tahun lalu, tapi sekali lagi dia menunjukan bahwa pribadinya dan jabatan keprisedenannya itu tidak melekat dengan kata lain urusan pribadi ya pribadi, urusan negara ya negara.

 

Era Jokowi ini merupakan era penampian semua pejabat dan lembaga negara, banyak para pejabat negara yang hanya mementingkan diri sendiri disingkirkan denan cara yang lembut tapi jatuhnya kasar dan keras. Dia tidak berteriak seperti presiden-presiden lain dia hanya katakan, “Saya akan gigit dengan cara saya sendiri,” ucapnya dalam sebuah pidato kenegaraan.

 

Kemerdekaan bersekpresi bukan dibungkam, tapi dibatasi. Banyak dari para haters yang membenci Jokowi dan menyerang pemerintahan Jokowi dengan menarasikan bahwa Jokowi anti kritik dengan terbit UU ITE. Anda taukah, UU ITE itu untuk mendidik anak bangsa ini menjadi pribadi yang santun, karena jika tidak demikian akhlak bangsa ini tidak akan beda jauh dengan bangsa negeri dongeng  yang “Bajingannya” luar biasa.

 

Ormas-ormas agama yang mementingkan perutnya dan membuat rusuh negara ini juga disikatnya. FPI yang terkenal garang, dilibas habis dengan Combat Tank milik Jokowi yang diparkirnya dibelakang istana, siapa bilang Rizieq Shihab itu garang, Jokowi lah yang paling garang.


Strategi perangnya tidak bisa ditebak, tiba-tiba skak-ster atau skak mat. Jangan coba-coba usik Jokowi apalagi mau singgung proyek mangkrak, karena dikawatirkan dongkrak mobilnya dikeluarkan dan dipakai untuk mendongkrak proyek-proyek yang mogok era SBY. Jokowi itu tidak suka kekerasan sebenarnya, karena para pencuri berdasi disekelilingnya yang tidak menyukai kepemimpinannya yang terlalu ekstrim yang tidak memberikan ruang bagi mereka untuk mencuri, makanya mereka menggunakan segala sumber daya mereka untuk menjatuhkan Jokowi.

 

Sebenarnya masih banyak perang era Jokowi yang mau saya bahas disini, tapi baterai laptopku mau habis jadi I’m sorry Good bye.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Terbaru