Berangkat Dari Samarinda Pagi, Tiba Dijakarta Siang, Langsung Menuju Senayan Untuk Meliput Yung Bertanding - MIKAEL MILANG
logoblog

Berangkat Dari Samarinda Pagi, Tiba Dijakarta Siang, Langsung Menuju Senayan Untuk Meliput Yung Bertanding

- Sabtu, 28 September 2019. to read...
Pak Aditomo, Pak Jiu dan saya berada digedung Lapangan Tenis Indoor, Senayan Jakarta, Sabtu 21/09/2019

Mikaelmilang.com, Jakarta - Hari ini hari yang cukup melelahkan, perjalanan "spot" dari Samarinda jam 5 dini hari membuat mata dan badan ini terasa sangat lelah. Setibanya dibandara sekitar pukul 08.00, Sabtu (21/09/2019), saya langsung check ini di mesin check in yang tersedia digedung terminal Bandara Sepinggan Balikpapan.

Melenggang menuju ruang tunggu atau Boarding gate di Gate 11, petugas bandara meminta saya untuk membuka tas dan menaruh Tongsis HP saya dibagasi, "Pak, mohon maaf, tongsis ini tidak bisa bapak bawa masuk pesawat, kecuali masukan kebagasi", jelas Petugas ini.

Wanita muda ini mengisyaratkan saya untuk mengantarkan tongsis ini ke petugas check ini untuk dikemas dalam bagasi pesawat.

Setelah menuju tempat check in, sayapun segera menyerahkan kepada petugas dan membayar sebesar 44 ribu rupiah biaya bagasinya.

Perjalanan sayapun berlanjut, saya kembali menuju ruang tunggu, 30 menit kemudian, panggilan masuk pesawatpun sudah dikumandangkan oleh petugasnya.

"Surrrrrrrr," suara roda travel bagku, ku tarik melaju untuk masuk ke pesawat.

Setibanya dibandara Sukarno Hatta, Jakarta, sayapun langsung masuk taksi setelah mengambil semua barang yang saya titip dibagasi. 

"Kemana pak," tanya Sopir.

"Ke Jalan Fajar aladin pak, diseberang rumah duka Jelambar", jawabku terburu-buru memasukan tas dibagasi mobil sedan itu.

Saya lapar, kemudian saya meminta supir untuk mencari rumah makan padang, karena paginya saya memang belum sarapan sebelum berangkat dari Samarinda.

Setibanya di kost lama yang pernah saya tempati 2 tahun lalu, saya langsung mempersiapkan diri saya untuk meluncur ke Lapangan Tenis Indoor Senayan untuk meliput Atlet Muaythai asal Mahulu bertanding dikelas 52,5 kg.

Bertemu pak Bambang mantan Kadis PU, Bertemu Pak Aditomo dan Pak Jiu. Terasa badan sangatlah lelah, tapi tetap semangat meliput pertandingan tersebut secara diam-diam, walaupun sudah dilarang oleh TV One. 

Junisia Yuvita Lirung, Atlet Mahulu ini kalah dalam pertandingan, ada perasaan kecewa, terus mau gimana lagi, yang namanya bertanding ada yang kalah dan ada yang menang, dan giliran Mahululah yang kalah.

Setelah itu kami kumpul diluar gedung, sayapun bersiap-siap untuk pulang karena badan saya terasa sangat lelah.

#EdisiCurhatTulisanTakGuna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Terbaru